Aneka Sambal

November 13, 2008

Sambal Terasi Lombok Goreng

Bila kebingungan akan masak apa, keluarga kami membuat sambal terasi lombok goreng. Bahan: lombok teropong banyak-banyak (lombok besar, tidak terlalu pedas),  bawang putih banyak, tomat satu biji, terasi bakar. Potong-potong semua bahan, masukkan dalam wajan anti lengket dengan minyak goreng 2 sendok makan diatas kompor api sedang. Sesekali diaduk, biarkan (sekitar 15-20 menit) sampai bawang putih terlihat kekuningan dan agak ada gosong-gosongnya.

Eva biasa menghaluskan bahan-bahan itu dengan food processor, saya dan anak-anak lebih suka mengulegnya di cobek. Dengan garam secukupnya (agak berlebihan tidak masalah asal jangan kurang) dan sedikit bumbu kaldu ayam atau sapi, hasilnya dijamin lezat sebagai teman nasi begitu saja. Lebih OK dimakan pakai tempe goreng (tawar atau direndam air garam sebentar sebelum digoreng). Sepertinya sih rasa hasil food processor dan cobek sama saja. Sepertinya, butiran-butiran kasar bahan-bahan sambal lah yang membuat hasil uleg cobek terasa lebih lezat.

Sambal Kecap

Ibu saya dulu sering membuat sambal kecap dengan memasukkan cabe rawit dan bawang merah yang dirajang halus ke dalam 4-5 sendok makan kecap. Saya tidak tahu mengapa ramuan yang sangat sederhana itu sangat lezat bersama nasi putih. Saya sudah coba dengan berbagai merek kecap, rasanya sama lezatnya. Pada hal harus diakui kecap merek tertentu memang lebih lezat dibanding merek-merek lain. Pelajaran dari urusan sambal kecap ini mendidik saya untuk bisa membeli kecap sembarang merek, pilih yang paling murah, dan jadikan sambal kecep dengan kelezatan yang tidak kalah dari sambal kecap merek mahal.

Ibu saya dulu sering menambahkan irisan tomat ke sambal kecap namun saya sengaja tidak menirunya mengingat kalau ditambah irisan tomat, sambal harus dikonsumsi sampai habis. Bila dibiarkan beberapa jam, kecap akan terlihat kurang kental (lebih cair). Rasanya sih tidak masalah, tetapi tambahan aroma tomat menjadi kurang bagus karena agak-agak menjadi basi.

Sambal Tempe Eyang

Selain sambal kecap, ibu saya sering juga membuat sambal tempe goreng dengan bahan bawang putih, caberawit dan garam yang diuleg di cobek. Tempe wajar (tawar) yang telah digoreng begitu saja tanpa tambahan bumbu langsung ditempatkan di cobek dan diuleg merata untuk mencampurnya dengan hasil uleg cabe rawit dan bawang putih itu. Di keluarga kami hanya saya dan anak kedua (Asma Asiah) yang menggemari sambal tempe eyang ini.

Sambal Soto/Sop

Kalau sedang ada lauk soto atau sop, kita tidak perlu mengeluarkan tenaga banyak untuk membuat sambal. Cukup uleg caberawit, pindahkan ke mangkuk kecil, tambahkan kuah soto/sop ke dalamnya. Aduk-aduk, jadilah sambal soto yang lezat. Selain meningkatkan kelezatan soto/sop, jenis sambal ini bisa pula digunakan sebagai teman nasi.

Sambal Terasi Lombok Mentah

Lagi-lagi hanya saya dan Asma yang gemar sambal terasi lombok mentah yang bisa dibuat dengan menguleg lombok merah kecil (pedas), bawang putih, terasi bakar dan garam + kaldu bumbu powder secukupnya. Kalau ditanya lidah saya akan manggut-manggut merasakan kelezatannya.



2 Responses to “Aneka Sambal”

  1.   husna Says:

    hehe…resep sambal kecapnya persis sma buatan ibu saya….

    mantapzzzz…!!!!!

  2.   prastowo Says:

    Hidup sambal!

Leave a Reply


7 × = fourteen